WahanaNews-Bintan | Kondisi jalan rusak di Jalan Raya Tanjunguban yang berada setelah Pom Bensin KM 16, Kabupaten Bintan disebut sangat rawan kecelakaan.
Pasalnya, jalan rusak yang berada di sana kondisinya berlubang dan posisinya berada di badan jalan bagian tengah.
Baca Juga:
Jelang Arus Mudik, Jalan Nasional Batas Tapteng - Tapsel Masih Rusak
Jalan rusak itu saat ini ditutupi ban bekas dan kayu sebagai penanda kepada pengendara.
Hal itu dibuat agar tidak membahayakan kepada pengendara yang melintas.
Baik itu dari Kota Tanjungpinang dan Kawal serta Toapaya.
Baca Juga:
Pemkab Mamuju Tengah Alokasikan Rp48 Miliar Perbaiki Infrastruktur Jalan Rusak
Razak, seorang pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut mengatakan, kondisi jalan rusak dan berlubang membuat banyak pengendara hampir celaka. Baik itu pengendara roda dua dan empat.
"Nah supaya tidak membahayakan pengendara yang melintas di sana, warga berinisiatif membuat tanda dengan meletakkan ban dan kayu dengan mengikat karung sebagai tanda di sana," terangnya.
Dia menyebut, tanda tersebut belum lama dibuat oleh warga sekitar.