Selain untuk memajukan olahraga balap di Indonesia, Bamsoet mengatakan keberadaan Bintan International Circuit juga dapat menjadi destinasi sport automotive tourism unggulan dalam mendukung pengembangan Bintan menjadi salah satu pulau wisata terbaik di Indonesia, serta menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi penduduk Pulau Bintan dan masyarakat Kepulauan Riau.
Bintan International Circuit juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kepulauan Riau yang saat ini mencapai Rp 1,348 triliun agar bisa meningkat hingga dua kali lipat bahkan lebih di masa yang akan datang.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Sebelum pandemi Covid-19, jumlah kunjungan turis ke Kepulauan Riau mencapai 2,89 juta jiwa, terbesar kedua setelah Bali. Setelah adanya Bintan International Circuit, kunjungan turisnya bisa jadi akan meningkat hingga menjadi 5 juta jiwa per tahun," ujar Bamsoet.
Selain Bintan International Circuit, Pengurus Pusat IMI juga tengah mempersiapkan sirkuit internasional di empat titik lain yang diharapkan peletakan batu pertamanya oleh Presiden Joko Widodo.
Empat sirkuit tersebut yakni restorasi Sirkuit Internasional Sentul menjadi West Java Sentul International Circuit great 2 di Kabupaten Bogor, Street Circuit International Jakabaring di Palembang, PIK-2 International Circuit great 1 di kawasan Pantai Indah Kapuk Jakarta, dan Sirkuit Bali Pecatu Go-kart Internasional di kawasan Bali Pecatu, Jimbaran, Bali. [rda]