Lanjut Daeng Amhar, secara perlahan Pemerintah Kabupaten Natuna akan melengkapi berbagai kekurangan sarana dan prasarana, seperti sound sistem dan penerangan di Komplek Masjid Agung Natuna Gerbang Utaraku yang dipusatkan sebagai Islamic Center Natuna.
"Dengan kondisi saat ini, masih ada beberapa titik lampu penerangan yang akan dipasang yaitu bagian depan, belakang, samping kiri dan kanan, supaya area ini terang," ucapnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Sebagai informasi tambahan, Masjid Agung Natuna merupakan salah satu ikonik Natuna, masjid ini dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Daeng Rusnadi tahun 2007 silam.
Masjid yang yang menyerupai Tajmahal India itu berkapasitas 10 ribu orang tersebut, dan pernah menjadi masjid terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.
"Semoga kegiatan yang kita laksanakan ini mendapat ridho dari Allah SWT, dan kita hadir di sini untuk menyaksikan Islamic Center Natuna yang diresmikan langsung oleh Bupati Natuna dan sekaligus mendengarkan Tabligh Akbar dari Ustaz Kondang Asal Sulawesi Selatan yaitu Ustaz Das'ad Latif. Selain itu juga dalam rangka menjalin silaturahmi sesama umat muslim," ucapnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Dalam peresmian Islamic Center NGU juga dihadiri Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Ustaz Das'ad Latief, Kakan Kemenag Natuna Budi Dermawan, Imam Besar Masjid Agung Natuna H. Tirtayasa, Mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi, Ketua MUI Natuna Mustafa Sis dan para jemaah yang hadir di Komplek Majid Agung Natuna.
Tampak Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar, Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, para pejabat Pemerintah Daerah Natuna dan ribuan jemaah menghadiri Tabligh Akbar dan mendengar langsung ceramah Ustaz Das'ad Latif setelah menyaksikan Bupati Natuna meresmikan Islamic Center Natuna tersebut. [rda]