"Akan masuk 200 ton ke Ranai dan 150 ton ke Sedanau minggu ini. Untuk penambahan 1.000 ton akan dialokasikan 500 ton ke Ranai dan 500 ton ke Sedanau," kata Meizarani.
Ia menuturkan Bulog selalu berupaya untuk memaksimalkan kinerja dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan serta stabilisasi harga baik di tingkat produsen dan konsumen.
Baca Juga:
Stok Beras Nasional Capai 3,3 Juta Ton, Bulog Siap Hadapi Lonjakan Kebutuhan 2026
"Kita akan perkuat (ketersediaan)," tuturnya.
Ia menambahkan gudang Bulog di Natuna bisa menampung beras sebanyak 2.000 ton.
"Kapasitas gudang 1.000 ton di Ranai dan 1.000 ton di Sedanau," tambah Meizarani.
Baca Juga:
Muncul Fenomena Minyakita Dikirim Jor-joran ke Timur RI, Bulog Angkat Suara
Sementara, masyarakat Natuna Sarah mengapresiasi langkah Bulog tersebut.
Ia berharap beras Bulog di Natuna terus tersedia sebab dirinya membutuhkan bahan pokok tersebut. "Berasnya murah, terjangkau untuk kita," ucap Sarah.[ss]