WahanaNews-Kepri | Egi, karyawan Nagoya Foodcourt di Batam dilarikan ke rumah sakit Santa Elisabeth di kawasan Lubuk Baja, Kamis (19/5/2022).
Egi mendapat luka di bagian dada pasca ditikam Candra Saputra (28).
Baca Juga:
BMKG Hang Nadim: Siang Sampai Malam Hari Batam Berpotensi Hujan Lebat
Peristiwa penikaman ini bermula saat korban mengantar piring dan gelas ke dapur.
Waktu itu Egi melihat Candra sedang memaksa Ferdi, temannya untuk minum bir.
Melihat hal itu, Egi melarang Candra agar jangan memaksa Ferdi untuk minum minuman keras tersebut.
Baca Juga:
Gegara Ditagih Upah Masang Tenda, Benyamin Pinem Tewas Ditikam Temannya
Mirisnya, Candra yang saat itu sedang dalam pengaruh minuman keras tidak terima dengan teguran dari Egi.
Sontak Candra langsung mendorong Egi dan terjadi cekcok mulut antara keduanya. Aksi itu sempat dilerai oleh karyawan lain.
Selang beberapa menit, Egi kemudian mendekati Candra dengan tujuan ingin meminta maaf.
Namun pada saat bersamaan, Candra mengeluarkan pisau lipat dari dalam saku celananya dan menikam dada korban sebelah kanan sebanyak 1 kali.
Setelah penikaman itu, Candra kabur, sementara Egi langsung dievakuasi oleh teman-temannya ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Lubuk Baja.
Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono mengatakan setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung bergegas dan menangkap pelaku beberapa saat pasca kejadian.
"Pelaku kita tangkap tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) di hari yang sama," ujar Budi, Jumat (20/5/2022).
Pada saat ditangkap, polisi mengamankan satu buah pisau lipat, dan satu helai singlet pria bernoda darah.
Budi menjelaskan, antara pelaku dan korban selama ini tidak saling kenal. Mereka hanya bekerja di wilayah yang sama.
"Hingga hari ini, pelaku masih kita amankan di sel Polsek Lubuk Baja, guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi.[zbr]