Prakiraan Dasarian II - III April 2022, aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih akan didominasi oleh angin baratan.
Secara umum belokan angin terjadi di wilayah Kalimantan bagian Barat hingga Selatan, Sumatera bagian Selatan, Maluku, dan Papua.
"Angin Timuran di prediksi mulai memasuki wilayah Indonesia bagian selatan yakni Jawa, Bali dan NTT. Untuk di wilayah Bintan dan sekitarnya, pola belokan dan konvergensi arus angin yang diprediksi masih mendominasi sehingga dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan," terangnya.
Baca Juga:
Asaki: TKDN dan Program 3 Juta Rumah Lindungi Pasar Keramik Domestik dari Tarif Trump
Untuk prakiraan kelembapan udara relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya dasarian II – III April 2022 untuk lapisan permukaan di atas 80 persen dan 850 mb umumnya di atas 80 - 85 persen.
Sedangkan untuk lapisan 700 mb berkisar 75 - 85 persen.
Kondisi labilitas atmosfer untuk 3 hari kedepan juga memperlihatkan adanya nilai K-Indeks sebesar 30 – 38.
Baca Juga:
Parkir Sembarangan di Sekitar Monas Saat Lebaran, Dishub DKI Kempesi Ban
Kondisi tersebut menunjukan adanya aktifitas konveksi yang kuat. Lifted Index dengan nilai -5 s.d -4.
Kondisi tersebut menunjukan udara yang labil dan berpotensi terjadinya Petir (Thunderstorm). Showlater Index dengan nilai -2 s.d 4.
Lifted Index dengan nilai -5 s.d -4. Kondisi tersebut menunjukan udara yang labil dan berpotensi terjadinya Petir (Thunderstorm).
Showlater Index dengan nilai -1 s.d 0. Kondisi tersebut merupakan kondisi yang cukup labil dan berpeluang terjadi pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan.