Tahukan anda, ternyata dahulunya Gurun Pasir ini merupakan kawasan pengembangan pasir bauksit, tetapi telah lama dihentikan sejak masa Pemerintahan Soeharto.
Setelah terbengkalai bertahun - tahun akhirnya wilayah ini disulap menjadi tempat wisata yang dikunjungi masyarakat lokal bahkan wisatawan asing.
Baca Juga:
Petani Indramayu Rata-Rata Hanya Miliki 0,4 Hektar, Rokhmin Desak Reforma Agraria
Gurun Pasir ini memiliki keunikan yang seolah - olah tercipta secara alami yaitu terletak pada gundukan - gundukan membentuk gelombang layaknya gurun pasir di Timur Tengah.
Terlebih lagi Gurun Pasir Telaga Biru ini punya beragam spot swafoto yang ditawarkan. Wisatawan bisa duduk santai di atas bukit - bukit kecil sambil berswafoto seperti berada di Timur Tengah.
Tidak hanya indah pada siang hari saja, namun saat senja tiba pesona Gurun Pasir Telaga Biru seakan memancarkan keindahannya.
Baca Juga:
Komisi V DPR Desak Pemerintah Transparan Ungkap Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi
Fenomena bukit - bukit nan unik, semakin terpancar dengan matahari tenggelam bak ditelan bumi.
Kamu yang tertarik ke sini bisa dijangkau menggunakan jalur darat kurang lebih 45 menit dari bandara RHF Tanjung Pinang maupun dari pelabuhan Tanjung Pinang.
Jika dari pelabuhan Tanjun Uban, jaraknya hanya sekitar 15 menit saja.