"Korban duduk menghadap ke pengendara. Jadi saat motor oleng, tiga orang terpental ke kiri jalan sedangkan korban ke jalan.
"Tiga terpental ke kiri, korban terpental ke kanan. Saat itu datang lori dari arah berlawanan. Sebenarnya lori sudah menghindar, tetapi korban terlindas ban belakang," ungkapnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Jul juga menjelaskan, saat insiden itu lori yang menabrak korban langsung kabur, namun sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Bintan.
"Saat ini kita masih mencari lori yang menabrak korban," jelasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Kartijo ketika dikonfirmasi juga membenarkan kejadian ini.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Peristiwa bermula saat sepeda motor yang dikendarai Ahmad Ramadhani (14), memboncengkan korban Ahmad Khairum (15), dan dua orang santri lainnya Muhammad Zulfahmi (15), dan Romie Afriansyah (14), melaju dari arah Tanjungpinang menuju ke arah Kijang.
Sesampainya di lokasi kejadian sepeda motor yang mereka naiki oleng ke sebelah kiri jalan karena ada saksi di belakang motor mereka yang melihat rem belakang sudah kandas ke aspal.
Tidak lama kemudian, tiga orang terpental ke kiri, sedangkan korban terpelanting ke kanan jalan yang menyebabkan korban disambar lori yang datang dari arah berlawanan.