"Kita juga meminta kepada para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan bio security yang ketat dengan selalu menjaga kebersihan kandang," jelasnya.
Iwan Berri Prima juga memaparkan bahwa ada beberapa gejala klinis PMK pada hewan.
Baca Juga:
Diluncurkan Presiden Prabowo, Kopdes Merah Putih Kuala Sempang di Bintan Jadi Percontohan Nasional Untuk Kepri
Di antaranya demam 39°- 41°C,nafas cepat, keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa.
Selanjutnya, hewan ada Sariawan, ada lesi/ lepuh di permukaan selaput lendir mulut dan lidah dan lainnya.
Tak hanya itu, hewan juga mengalami sulit berdiri, gemetar, pincang.
Baca Juga:
Terima LHP BPK Kepri, Bintan Kembali Raih Opini WTP 14 Kali Berturut-Turut
Diakhiri dengan lepasnya kuku dan beberapa gejala lainya.
"Jika ditemui gejala tersebut di atas yang dicurigai PMK, maka peternak dihimbau untuk Isolasi ternak, laporkan kepada Dokter Hewan Dinas dan pejabat Otovet Kabupaten Bintan untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut," tutupnya.[zbr]