WahanaNews-Natuna | Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Natuna menggelar tradisi lempar bakcang ke laut dalam perayaan bakcang (bacang) di Pantai Teluk Selahang, Natuna, Kepri, Jumat (3/6/22).
"Tradisi lempar bakcang ini pertama kali dilaksanakan secara bersama di Natuna, tradisi ini sejak lama telah dilakukan oleh warga Tionghoa Natuna, namun sebelumnya kita lakukan sendiri - sendiri dengan keluarga masing - masing," kata Edi Lim, koordinator acara.
Baca Juga:
Wagub Kalbar Komitmen Kembangkan Kebudayaan dengan Membangun Rumah Adat Tionghoa
Tahun ini, tradisi lempar bakcang dilaksanakan seluruh warga Tionghoa secara bersama-sama.
"Selain lempar bacang, kita ada doa bersama dilanjutkan melempar bakcang ke laut dan dilanjutkan mandi laut", kata Edi.
Untuk mengisi acara juga dilaksanakan berbagai lomba permainan rakyat untuk memeriahkan acara dan ditutup dengan makan bakcang bersama.
Baca Juga:
Perjalanan Karir Politik Tjhai Chui Mie, Wali Kota Perempuan Tionghoa Pertama di Indonesia
"Tradisi ini akan kami jadikan agenda rutin setiap tahun secara bersama agar budaya tetap terus bisa dilestarikan", ujarnya.
Selain permainan rakyat, acara juga di isi peragaan cara membuat bakcang bagi para generasi muda khususnya warga Tionghoa setempat.
"Untuk melestarikan budaya leluhur agar keberadaan tradisi bakcang semakin tumbuh di tengah warga Tionghoa Natuna", kata Edi.