Adapun yang diuji bahan berbahayanya seperti formalin, pewarna tekstil merah, kuning dan boraks. Tak hanya pengambilan sample, dalam kegiatan ini pihaknya juga memberikan edukasi kepada para pedagang takjil Ramadan.
Seperti memberikan flyer yang berisikan menu makanan dan minuman yang sehat, serta tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya.
Baca Juga:
Dukung Pendidikan di Tengah Krisis, BAZNAS Dirikan Kelas Darurat di Gaza
"Alhamdulillah hasilnya juga tak ada bahan yang berbahaya. Kita edukasi bahan berbahaya itu juga," kata Bagus. [rda]