"Kemudian di tahapan ini, sebanyak enam orang gugur, dan tersisa enam orang lagi untuk selanjutnya menuju tahap FPT," ucapnya.
Ia melanjutkan, semua rangkaian tes calon anggota Bawaslu Kepri ini dilaksanakan di Kota Batam, kecuali tes FPT dilaksanakan di Jakarta.
Baca Juga:
Kinerja Bawaslu Disorot, DPR Geram dengan Banyaknya PSU di Pilkada 2025
"Alhamdulillah dari tes FPT, dipilih tiga orang lolos menjadi calon anggota Bawaslu Kepri, dan tiga lagi posisi PAW," ujarnya.
Sebelum ikut tes calon Bawaslu Kepri, Mariyamah menjabat sebagai Komisioner di Bawaslu Tanjungpinang.
Ia menjadi Ketua Panwaslu Tanjungpinang dan di divisi hukum, penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketa di Bawaslu Tanjungpinang. Masa jabatannya masih tersisa 11 bulan lagi.
Baca Juga:
Dede Yusuf Dukung Pemecatan Komisioner KPU Banjarbaru: Negara Dirugikan Akibat PSU
Mariyamah pun menyampaikan alasannya ikut dalam seleksi tingkat provinsi.
"Ketika di Kota Tanjungpinang, maka kontribusi saya hanya untuk wilayah Tanjungpinang saja. Tetapi ketika saya di provinsi, tentunya ruang lingkupnya lebih luas," ucapnya memberikan penjelasan.
Menurutnya, Bawaslu Kabupaten/Kota diberi kesempatan yang sama untuk ikut dalam seleksi tersebut.