Gubernur Ansar berharap pelaksanaan MBG di Karimun dan seluruh Kepri dapat berjalan konsisten dan terukur.
“Kami ingin memastikan setiap siswa, setiap ibu hamil dan menyusui, hingga balita, memperoleh gizi yang cukup. Harapan saya, program ini dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan sekaligus menguatkan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Baca Juga:
Triwulan III 2025, Ekonomi Kepri Tumbuh 7,48 Persen: Tertinggi di Sumatera dan Ketiga Nasional
Sementara itu, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menambahkan bahwa program ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian.
“Dengan adanya dapur pelayanan gizi di setiap daerah, masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kualitas makanan. Ini bukan hanya soal memberi makan, tetapi juga membangun budaya sehat di lingkungan keluarga dan sekolah,” ujar Wagub Nyanyang.
[REDAKTUR: FRENGKY]