KEPRI.WAHANANEWS.CO, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri peresmian Kantor Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kawasan Pelita, Kota Batam, Selasa (20/1/2026).
PPID merupakan inisiatif International Business Association (IBA) yang bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKSI).
Baca Juga:
Polresta Barelang Ungkap Kasus Pengeroyokan Juru Parkir di Bengkong
Kehadiran PPID diharapkan menjadi pusat promosi dan fasilitasi investasi daerah guna memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya promosi yang lebih terstruktur dan terasa dampaknya bagi perekonomian nasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar, tidak hanya di sektor pertambangan dan perkebunan, tetapi juga pada industri kreatif, kerajinan, budaya, dan produk berbasis kearifan lokal.
Baca Juga:
BAIC resmikan Authorized Dealer ke 17 di Batam!
“Indonesia ini sangat kaya dan beragam. Dari Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua, produk-produk lokal kita sangat kreatif dan berkualitas. Sayangnya, banyak yang belum terpromosikan dan belum terjual secara optimal,” ujar Tito.
Ia menambahkan, negara-negara seperti Singapura dan Malaysia justru mampu memasarkan dan menjual produk, termasuk yang berasal dari Indonesia, dengan sangat baik. Padahal, Indonesia memiliki keunggulan sumber daya dan dukungan pemerintah yang kuat.
Tito juga menyoroti posisi strategis Batam yang sangat dekat dengan Singapura. Kedekatan geografis ini dinilai sebagai peluang besar untuk menarik perusahaan-perusahaan internasional menjadikan Batam dan Kepulauan Riau sebagai basis produksi maupun investasi.