“Singapura adalah salah satu investor terbesar di Indonesia. Banyak perusahaan besar berkantor pusat di sana, sementara lokasi produksi bisa dikembangkan di Batam karena jaraknya sangat dekat,” jelasnya.
Selain sektor industri dan manufaktur, Mendagri menilai peluang investasi di bidang pangan juga sangat besar.
Baca Juga:
Polresta Barelang Ungkap Kasus Pengeroyokan Juru Parkir di Bengkong
Kebutuhan bahan pangan segar untuk pasar Singapura, misalnya, dapat dipenuhi dari Kepulauan Riau dengan sistem logistik yang efisien.
Melalui kehadiran PPID, Tito berharap pemerintah daerah, termasuk para gubernur dan bupati/wali kota, dapat lebih aktif mempromosikan potensi daerahnya kepada investor dalam dan luar negeri.
“PPID ini diharapkan menjadi jembatan promosi investasi, sehingga potensi daerah bisa dikenal dunia dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga:
BAIC resmikan Authorized Dealer ke 17 di Batam!
[REDAKTUR: FRENGKY]