KEPRI.WAHANANEWS.CO, Batam - Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan menggelar pertemuan bersama Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Graha Kepri, Batam Center, Rabu (28/1/2026).
Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi dan sharing terkait pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Baca Juga:
Ascott Region Batam Ajak Anak-anak Jadi “Little Heroes” dalam Peringatan World Environmental Education Day 2026
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Melinda, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam pengelolaan dan pemanfaatan TIK.
“Kami ingin mendapatkan gambaran langsung bagaimana Kepri mengelola sistem informasi pemerintahan, layanan publik berbasis digital, serta penguatan e-government yang telah berjalan. Ini menjadi bahan penting bagi kami untuk pengembangan kebijakan di Sumatera Selatan,” ujar Melinda.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syahid Ridho, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Baca Juga:
Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Merata, Kepri Raih UHC Award 2026
“Pertemuan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Pemanfaatan TIK bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal peningkatan kualitas layanan publik, transparansi, dan efektivitas kerja pemerintah daerah,” kata Syahid Ridho.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau, Hendri Kurniadi, memaparkan capaian kinerja Diskominfo Kepri sepanjang tahun 2025 serta program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
“Diskominfo Kepri terus mendorong penguatan layanan informasi publik, pengembangan e-government, serta integrasi data statistik dan persandian untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berbasis data,” jelas Hendri.