Kedua, digitalisasi pembangkit untuk proses yang lean dan cost yang efisien. Setidaknya, digitalisasi pembangkit telah memberikan penghematan mencapai Rp100,2 miliar.
Ketiga, bergulirnya digitally enable distribution excellences yang memungkinkan proses pemeliharaan dilakukan dengan efisien dan pengambilan keputusan dengan lebih cepat. Program ini telah memberikan penghematan hingga Rp235,6 miliar.
Baca Juga:
Ops Ketupat 2026 Berakhir, Polda Jambi: Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif di Tengah Peningkatan Aktivitas Masyarakat
Keempat, program dispatch optimization yang menjadikan pengaturan sistem kelistrikan andal, berkualitas dan ekonomis. Digitalisasi sistem kelistrikan ini telah memberikan penghematan mencapai Rp8,91 triliun.
Sementara itu, program digitalisasi untuk kemudahan layanan pelanggan diwujudkan juga lewat hadirnya aplikasi PLN Mobile generasi terbaru.
"SuperApps ini diharapkan menjadi landasan interaksi dengan pelanggan untuk meningkatkan customer experience," katanya.
Baca Juga:
Menpar dan Menko Perekonomian Soroti Dampak Konflik Geopolitik terhadap Pariwisata Indonesia
Terkait percepatan penyelesaian pengaduan, PLN meluncurkan outage management - notification. Program ini adalah proses sinergi dan berkesinambungan dalam meminimalisir respons dan recovery time penyelesaian pengaduan untuk meningkatkan customer experience.
Terakhir, dihadirkan pula program outage management - yantek optimization.
Program ini merupakan langkah optimasi pelayanan teknik yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan melalui customer experience.[zbr]