WahanaNews-Bintan | Jembatan Batam-Bintan diyakini bisa memudahkan masyarakat di Kepri.
Selain itu juga mampu mempercepat mobilisasi barang, orang dan uang, mendongkrak perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) secara cepat dan merata.
Baca Juga:
Mahasiswi Bali Jadi Korban Kecelakaan di AS, Biaya Pemulangan Jenazah Capai Rp180 Juta
Tak kalah penting, Jembatan Batam-Bintan ini nantinya akan menjadi solusi tepat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan perekonomian di Provinsi Kepri
Hal ini juga sejalan dengan rencana undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan.
Dalam aturan itu ditegaskan, bahwa masa depan Indonesia adalah laut, sehingga tidak bisa hanya mengandalkan luas daratan saja.
Baca Juga:
Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev Umumkan Pembicaraan dengan Perwakilan Pemerintahan Trump
Sementara itu, Kepri memiliki pulau-pulau terluar terbanyak di Indonesia yang perlu diperhatikan dan mendapat peran yang sama untuk Indonesia.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, untuk mewujudkan Jembatan Batam-Bintan yang disebut sebagai cikal bakal jembatan terpanjang di Indonesia ini, lagi-lagi rakyat Kepri harus kembali merapatkan barisan guna memperjuangkannya.
Disampaikan bahwa mimpi tersebut tidak mudah dan tidak murah, butuh banyak pengorbanan di dalamnya.