Apalagi dengan membangun pangkalan militer di Kamboja memberikan opsi China untuk memilih wilayah mana yang akan mereka serang.
"China (sedang) memilih kapan dan bagaimana melakukan eskalasi, dan siapa yang menjadi sasaran.
Baca Juga:
Pemerintah Kalimantan Tengah Alokasikan Rp5,3 Miliar untuk Bantuan Operasional TPP P3MD
Karena tanggung jawab kolektif, mereka berhati-hati untuk menghindari perselisihan dengan lebih dari dua penuntut pada saat yang bersamaan," ungkap Daniel.
Indonesia harus waspada di Natuna Utara jika pangkalan militer China jadi di Kamboja maka ancaman akan meningkat.[zbr]