WahanaNews-Kepri | Operasi SAR pencarian korban longsor di Dusun Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, resmi ditutup.
Penutupan itu setelah dua pekan dilakukan pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Damkar, Brimob, relawan dan masyarakat.
Baca Juga:
BNPB Apresiasi Kinerja SAR Longsor Pasirlangu, 53 Korban Berhasil Dievakuasi
Saat ini masih ada 4 korban longsor yang belum ditemukan.
Selama 13 hari pencarian, Tim SAR Gabungan dan relawan berhasil mengevakuasi dan mengidentifikasi 50 jenazah korban longsor.
"Operasi SAR sesuai SOP yakni 13 hari kerja, itu sudah kita laksanakan. Jadi pencarian ini harus ditutup," ucap Komandan Sistem Komando Penanggulangan Darurat Bencana Natuna, Wan Siswandi di hadapan keluarga korban yang belum ditemukan di Posko Pengungsian Pelimpak Laut, Sabtu (18/3/2023) sore.
Baca Juga:
Longsor Cisarua Telan Prajurit Marinir, 23 Personel TNI AL Jadi Korban
Dia menjelaskan, selama masa operasi, Tim SAR Gabungan sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan seluruh korban.
Namun hingga di hari terakhir operasi pencarian, tidak ada tanda-tanda 4 korban longsor yang tersisa akan ditemukan.
Di mana selama pencarian Tim SAR juga didukung alat berat berupa 7 unit ekskavator, 1 unit grader dan 6 anjing pelacak (K-9).