Rencananya 4 unit akan dibuat oleh galangan Mitsubishi Heavy Industries (MHI) Jepang.
Sementara sisanya akan dibuat oleh Indonesia secara mandiri di dalam negeri.
Baca Juga:
Warganya Diminta Setop Beli Emas, India Jadi Korban Perang AS-Iran
Tahun 2023 pembuatan Mogami untuk Indonesia akan dinilai oleh MHI.
"Di bawah rencana sementara, Mitsubishi dan Mitsui akan mengirimkan empat dari kapal berbobot 5.000 ton, dimulai pada akhir 2023.
Dan untuk empat lainnya akan dibangun oleh PAL dalam apa yang akan menjadi kesepakatan senjata terbesar antara kedua negara," jelas Asia Times.
Baca Juga:
Wali Kota di Los Angeles Mengaku Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
Untuk melakukan itu, Jepang harus mengubah konstitusi pertahanannya yang sudah ada setelah Perang Dunia II.
Seperti diketahui AS melarang Jepang mengekspor senjata mematikan ke negara lain.
Senjata tersebut hanya boleh dipakai sendiri oleh Jepang.