Mexianus menjelaskan untuk kejadian kecelakaan kapal terdapat 11 kejadian yang ditangani pihaknya, dengan total 56 orang korban berhasil terselamatkan, 1 orang dinyatakan hilang, dan nihil korban meninggal dunia.
"Kejadian kondisi membahayakan manusia terdapat 6 kali kejadian, dengan total 7 orang korban, 1 orang di antaranya meninggal dunia, dan nihil korban hilang," ucapnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Mexianus juga memaparkan, untuk kejadian bencana alam, KPP Basarnas Natuna telah menangani sedikitnya 1 kali kejadian, dengan 50 orang korban selamat, nihil meninggal dunia, dan nihil korban hilang.
Dengan capaian tersebut, Mexianus besyukur sepanjang tahun 2021 kejadian kecelakaan yang ditangani KPP Basarnas Natuna mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2020 terdapat 28 kejadian kecelakaan," ucapnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Faktor wilayah kerja yang didominasi laut serta geografis Natuna yang terdiri dari wilayah kepulauan, menjadikan kecelakaan laut mendominasi pada tahun 2021.
"Natuna wilayah kepulauan sehingga banyak masyarakat yang menggunakan transportasi laut," paparnya.
Terakhir, Mexianus mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada bagi nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut, terutama saat musim utara terjadi. [rda]