Di tengah tantangan tersebut, pemerintah mendorong berbagai langkah strategis agar sektor pariwisata tetap kompetitif.
Beberapa di antaranya adalah perluasan kebijakan bebas visa kunjungan bagi negara-negara potensial serta penguatan pasar domestik sebagai penopang utama pariwisata nasional.
Baca Juga:
Pastikan Pelayanan Transportasi Optimal, Wagub Nyanyang Sidak Pelabuhan dan Bandara di Batam
Pemerintah juga memberikan berbagai stimulus transportasi menjelang libur Lebaran, termasuk diskon tiket pesawat rata-rata 18 persen serta diskon transportasi laut dan kereta api sekitar 30 persen.
Selain itu, promosi Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman dan terjangkau juga terus diperkuat.
Pemerintah juga mengembangkan potensi destinasi bagi digital nomad di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Kepulauan Riau dan Bali.
Baca Juga:
Tinjau Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Gas di Kabil, Wagub Nyanyang: Pastikan Distribusi Energi Aman
“Kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan pariwisata Indonesia tetap tangguh dan mampu beradaptasi menghadapi berbagai gejolak geopolitik global,” tutup Airlangga.
[REDAKTUR: FRENGKY]