“Kita tidak hanya menghadirkan bazar, tetapi juga pelayanan publik terpadu, pasar murah, edukasi perbankan syariah, promosi pariwisata, hingga perlombaan religi. Semua terintegrasi dalam satu kawasan agar masyarakat mendapatkan kemudahan dan kenyamanan,” jelas Luki.
Dalam penyelenggaraannya, KURMA 2026 menghadirkan beragam layanan publik yang dapat diakses langsung oleh masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan Hak Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham, pelayanan kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Kimia Farma, serta layanan dari BPOM. Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan melalui Samsat/Bapenda, pelayanan keimigrasian, informasi dan konsultasi haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, layanan zakat melalui Baznas, pelayanan Pegadaian, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Baca Juga:
Menko AHY dan Wagub Nyanyang Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Nagoya Batam
Di sektor keuangan, kegiatan ini juga menghadirkan tematik perbankan dan ekonomi syariah yang dikoordinasikan bersama Bank Indonesia dan OJK Kepri, serta melibatkan sejumlah perbankan nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK, dan BCA. Masyarakat dapat memperoleh edukasi keuangan sekaligus memanfaatkan berbagai layanan perbankan secara langsung di lokasi kegiatan.
Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, KURMA 2026 juga menyediakan pasar murah sembako yang dikelola oleh Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan. Selain itu, terdapat area promosi pariwisata dan budaya yang menampilkan tematik bahari, nature dan adventure, serta permainan rakyat dan pertunjukan seni budaya Melayu.
Kegiatan ini turut diramaikan dengan berbagai perlombaan bernuansa religi seperti lomba adzan, da’i, sholawat, kompang, dan busana muslim, serta penampilan spesial pada malam penutupan 8 Maret 2026.
Baca Juga:
Kickoff SERAMBI 2026, Pj Sekda Kepri: Rupiah Harus Hadirkan Makna dan Stabilitas
[REDAKTUR: FRENGKY]