Indra mengungkapkan rasa frustrasinya atas kejadian ini. Sehingga tidak memiliki pilihan selain meminta bantuan DPRD Kota Batam untuk menyediakan tempat bagi siswa agar dapat mengikuti Ujian Tengah Semester.
"Ini sangat mengecewakan karena terjadi saat anak-anak harus fokus belajar,” ungkapnya.
Baca Juga:
Kukuhkan Pengurus TP PKK Kota Batam, Amsakar Achmad: Wujudkan Keluarga Sejahtera
Terkait polemik ini, Indra telah melaporkan kepada anggota DPRD Komisi IV Kota Batam dan akan diagendakan sekretaris DPRD kota Batam secepatnya.
“Kami berharap ada solusi segera, agar proses belajar mengajar dan hak siswa tidak terusik akibat konflik internal yayasan,” Lanjut Indra
Kejadian ini menjadi perhatian publik, mengingat dampaknya langsung dirasakan oleh siswa yang seharusnya mendapatkan fasilitas dan kenyamanan dalam menempuh pendidikan. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait masih belum memberikan tanggapan resmi.
Baca Juga:
20 Ton Sampah TPS Liar Berhasil Dibersihkan, Rudi Harap Kesadaran Masyarakat
[REDAKTUR: MIRZA ANTONI]