Tempat ibadah dan objek wisata
Predikat Pagoda Sata-Sahasra Buddha
sebagai yang tertinggi di Tanah Air itu diakui secara langsung Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi.
Baca Juga:
Polda Kepri Pecat Oknum Polisi yang Paksa Tersangka Narkoba Bayar Pakai Pinjol
Pada saat meresmikan vihara itu, ia memuji arsitektur Pagoda Sata-Sahasra Buddha di Tanjungpinang berbeda dengan kebanyakan pagoda yang ditemui di daerah lainnya di Indonesia. Struktur bangunannya indah, megah, apalagi dibangun di atas lahan yang luas.
Dengan adanya pagoda ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, tempat meditasi, penghormatan, dan penyembahan sehingga muncul motivasi dan spirit yang tinggi untuk umat beragama Buddha.
Selain itu, dapat pula dijadikan sebagai sarana membangun kerukunan antarumat beragama.
Baca Juga:
Batam Bakal Bangun LRT Gantung, 3 Negara Ini Berminat Jadi Investor
Keberadaan bangunan itu juga menambah objek wisata baru bagi turis domestik dan mancanegara yang datang ke Tanjungpinang. Pasalnya, pengelola memperbolehkan siapa saja berkunjung ke mari untuk melihat maupun berswafoto.
Terlebih, jauh sebelum pagoda itu dibangun, Vihara Avalokitesvara pun memang menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan.
Apalagi di dalam vihara itu terdapat patung Buddha Dewi Kwan Im setinggi 22,8 meter yang diklaim tertinggi se-Asia Tenggara.